Detail Berita

Warga Senang Inovasi SAKERA MESEM dan DESAKU TUNTAS Dukcapil Dekatkan Pelayanan Adminduk Hingga Ke Kantor Desa

Jakarta - Warga senang menyambut inovasi Satu Pintu Administrasi Kependudukan Rakyat Menjadi Sejahtera dan Membahagiakan (SAKERA MESEM) milik Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sampang dan DESAKU TUNTAS milik Disdukcapil Kabupaten Malang. Warga di dua daerah tersebut menilai inovasi-inovasi tersebut mendekatkan akses administrasi kependudukan atau adminduk hingga ke kantor-kantor desa. “Alhamdulillah dengan inovasi SAKERA MESEM, kantor desa sekarang sudah bisa mengurusi permohonan dokumen kependudukan masyarakat. Kami jadi tidak perlu jauh-jauh ke Kantor Disdukcapil di Kabupaten,” ujar Ali Wafa, seorang warga yang memberikan tertimoni, di suatu video yang ditampilkan program Ngopi Bareng Dukcapil, TV Desa, pagi ini Senin (22/03/2021). Disampaikan Kepala Disdukcapil Kabupaten Sampang, Edi Subinto, SAKERA MESEM memang ditujukan untuk memudahkan dan membahagiakan masyarakat. Pihaknya termotivasi dengan kesulitan warga desa untuk mengakses layanan adminduk secara geografis. “Munculnya SAKERA MESEM dilatarbelakangi kondisi geografis Kabupaten Sampang, ada masyarakat yang tinggal di dataran tinggi, pelayanan juga jauh dan mereka dalam mengurus dokumen harus meninggalkan pekerjaan mereka,” tutur Edi. “Dari 180 desa dan 6 kelurahan yang ada di Kabupaten Sampang, saat ini ada 12 desa yang sudah terintegrasi melakukan SAKERA MESEM. Ke depan kami targetkan seluruhnya,” tambah Edi. Di kesempatan yang sama, Kepala Disdukcapil Kabupaten Malang, Shirath Aziez, mengatakan inovasi DESAKU TUNTAS di Kabupaten Malang sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Saat ini, dari 378 desa dan 12 kelurahan yang ada, 49 desa telah mengoperasikan pelayanan di desa. “Kami targetkan di tahun 2021 ini semua desa dan kelurahan akan bisa melayani administrasi kependudukan sehingga seluruh warga Kabupaten Malang cukup mendatangi kantor desa untuk mengakses pelayanan adminduk,” ujar Shirath. “Ada 6 pelayanan yang dapat dilakukan di desa, yaitu penerbitan KK, Akta Kelahiran, Akta Kematian, Surat Pindah, dan pengaduan cetak KTP-el serta Kartu Identitas Anak (KIA),” rinci Shirath menambahkan. Adapun untuk pencetakan KTP-el dan KIA, warga dapat melakukannya secara mandiri melalui mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) yang ada di kecamatan dan berfungsi 24 jam. “Pun bila ADM terkendala, pencetakan KTP-el dan KIA bisa dilakukan di Kantor Kecamatan karena kami sudah melengkapi dengan printer dan dua orang petugas Disdukcapil Kabupaten Malang di tiap-tiap kecamatan,” jelas Shirath. Terhadap dua invoasi tersebut, Direktur Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Handayani Ningrum, mewakili Direktur Jenderal Duckapil Kemendagri, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, memberikan apresiasinya. Dua inovasi di atas dinilai inovasi sederhana namun memiliki manfaat besar. “Jadi invoasi ini saya katakan sangat sederhana, tapi mengena, masyarakat senang, dan tercipta pelayanan prima yang dapat membahagiakan masyarakat,” puji Ningrum. Dukcapil***

https://dukcapil.kemendagri.go.id/berita/baca/694/warga-senang-inovasi-sakera-mesem-dan-desaku-tuntas-dukcapil-dekatkan-pelayanan-adminduk-hingga-ke-kantor-desa#

Berita Lain